• 21

    Jul

    Mesranya Malam di Mesra

    Menghidupkan malam pada sepuluh hari terakhir adalah anjuran Nabi. Dalam rangka itu, kami meluncur ke Mesra (Mesjid Raya) untuk menginap dan mengikuti kegiatan i’tikaf hingga pagi hari. Foto-foto berikut akan memperjelas suasana di masjid yang bernama Al-Mi’raj itu. Gerbang Al-Mi’raj dilihat dari dalam Dipandang dari depan, cantik kan? ;) Menara di sebelah timur tempat kegiatan dan unit pengumpulan zakat. Tiang kecil yang berdiri di sebelah menara itu adalah pemancar radio yang dikelola oleh Masjid Raya Al-Mi’raj Dari sudut yang lain Halaman parkir dan taman Taman dengan dua buah saung di antara deretan pohon pinus Salah satu kontestan lomba pukul bedug Ikon bedug raksasa di tempat lomba Para penonton Penonton kecil terpesona Tausiah seb
  • 9

    Jul

    Seorang Remaja yang Sangat Ingin Menyantap Pop Mie (2)

    Begitu satu cup mi instan tandas, tampak bulir-bulir keringat di wajah Dimas. Senyum pun terbit di bibirnya tanda bahwa ia puas dan mungkin kenyang. Saya katakan ‘mungkin’ karena maklumlah orang Indonesia konon belum akan kenyang kalau belum digelontor dengan gerombolan beras matang alias nasi, hehe. ;) Betul dugaan saya, kira-kira pukul tujuh lewat atau selepas waktu isya, Dimas tampak rungsing. Duduknya tak nyaman dan sesekali berdiri lalu berjalan ke arah bordes, melongok ke luar, kemudian balik ke tempat duduk. Dua orang ibu yang duduk di sebelah depan saya akhirnya bersuara. “Kenapa, Nak? Masih lapar ya?” tanya ibu yang satu. “Iya lapar kali. Kasiaan koe, Nak!” ujar ibu yang lain. Mereka sebenarnya ingin berbagi, namun bekal makanan yang mereka
  • 8

    Jul

    5 Kiat Agar Tetap Sabar

    Hari kelima puasa Ramadan kami sekeluarga tak sahur. Sungguh cobaan yang berat, apalagi bagi saya. Saya memiliki kelainan di ginjal sehingga bila kurang minum saat malam/sahur bisa dibayangkan betapa berat proses puasa sepanjang hari. Kebetulan esok paginya saya harus menjemput buku-buku ke percetakan dan mengantarnya ke ekspedisi. Siang begitu terik, tapi saya harus bertahan dalam kondisi puasa. Jauh di lubuk hati, saya merasa ini ujian kesabaran yang sangat ringan. Apa sebab? Karena dulu Rasulullah bahkan menjalani perang dahyat saat beliau tengah berpuasa. Mereka tetap bersabar dalam menjalankan ketaatan. Masak sih gara-gara tidak sahur saya lalu berapologi untuk tidak berpuasa lantaran kehausan? Selain itu, ada alasan lain mengapa saya perlu menjaga kesabaran di bulan Ramadan. Bagai
  • 5

    Mar

    Seorang Remaja yang Sangat Ingin Menyantap Pop Mie

    Beberapa waktu yang lalu kami mudik ke Jawa. Kami maksudnya adalah saya dan anak sulung saya, Rumi (4 tahun). Seperti biasa, perjalanan di atas kereta selalu menyenangkan bagi Rumi. Pemandangan sekeliling tak luput dari komentarnya. Kondisi kereta yang relatif lapang membuatnya leluasa bergerak ke sana kemari. Bahkan saat telah kembali ke Bogor pun ia tak henti menceritakan keasyikan menumpang kereta api. Namun bukan kisah Rumi yang saya hendak ceritakan. Tepat di depan saya duduk seorang remaja dengan penampilan santun dan good looking. Sebut saja namanya Dimas. Saya memperkirakan usianya belasan tahun dan tengah menempuh kuliah. paling tidak penampilannya menyiratkan dia anak kampus. “Mau ke mana, Dik?” Saya membuka percakapan. “Ke Surabaya, Mas,” jawabnya sing
  • 3

    Mar

    Senyum Mantap Penjual Bubur Kacang Ijo

    Pagi tadi, selepas mengantar wingko pesanan pembeli di Jalan Pajajaran, saya tak kuasa menahan lapar. Perut seketika memerintah otak untuk mencari semangkuk bubur kacang ijo. Setelah berputar-putar di area Universitas Pakuan dengan hasil nihil, akhirnya ketemu juga seorang penjaja burjo keliling. Dia berjalan sambil mendorong gerobak mungilnya melintas di daerah Lawang Gintung, hanya beberapa puluh meter dari pabrik obat terkenal Boehringer Ingelheim. Penampilannya rapi, dengan setelan celana jeans biru dan kaos polo dengan warna senada. Plus topi yang menambah wibawa, isy, apaan sih ;) “Bang, satu ya.” “Bungkus?” “Enggak. Makan sini aja.” Dia langsung cekatan dan segera menyodorkan semangkukburjo hangat berkepul-kepul. Setelah menyendoknya hingga
-

Author

enigma

Follow Me